Perihal Memberi Persembahan

Berilah persembahan yang terbaik bagi Allah, sebab Allah telah memberi yang terbaik bagi kita. Sudahkah kita memberikan yang terbaik itu?

Ketika zaman dahulu, persembahan yang diberikan kepada Tuhan umumnya adalah korban bakaran. Korban bakaran ini adalah hewan ternak yang terbaik dari yang masyarakat miliki. Pada waktu itu mereka beranggapan bahwa Tuhan akan bersukacita karena menerima yang terbaik dari yang mereka anggap berharga pada saat itu.

Pada saat kitab-kitab dalam Alkitab dituliskan, kebanyaan masyarakat waktu itu mempunyai profesi sebagai penggembala hewan ternak. Sehingga sebagai rasa syukur mereka atas penyertaan Tuhan dalam hidup mereka, mereka mempersembahkan yang terbaik dari yang mereka miliki. Bagaimana dengan saat ini? Toh sudah tidak ada lagi yang memberikan korban bakaran.

“Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu” ( Amsal 3:9 )

Kitab Amsal menuliskan bahwasanya kita harus memuliakan Tuhan dengan hasil pertama dari segala penghasilan yang kita miliki, mengapa hasil pertama? Sebab ketika kita baru saja menerima penghasilan, maka secara tidak langsung kita akan membuat daftar belanja. Penulis Amsal ingin mengatakan bahwasanya persembahan adalah hal yang menempati posisi pertama sebelum daftar belanja itu.

Ketika persembahan itu dijadikan hal yang utama dan pertama dari penghasilan kita, maka secara tidak langsung kita telah mengingat kemurahan Tuhan dalam hidup kita, secara tidak langsung kita akan menempatkan Allah sebagai fokus dari hidup kita melebihi hal-hal duniawi lain yang ada. Berilah persembahan yang terbaik bagi Allah, sebab Allah telah memberi yang terbaik bagi kita.

 

Sumber: http://www.lenterahidup.com

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:

Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment