Berpegang Erat

Berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan. —Filipi 4:1

Gunung Tianmen di Zhangjiajie, Tiongkok, dianggap sebagai salah satu gunung terindah di dunia. Untuk melihat tebing-tebingnya yang menjulang tinggi dengan megah, Anda harus menaiki kereta gantung Tianmen Shan, yang menempuh jarak sejauh 7.455 meter (4,5 mil). Sungguh menakjubkan melihat kereta gantung itu dapat melintasi jarak sedemikian jauh dan melewati kawasan pegunungan yang begitu curam tanpa adanya mesin di dalam kereta itu sendiri. Namun, kereta gantung itu bisa melaju dengan aman pada ketinggian-ketinggian yang sangat spektakuler dengan cara mencengkeram kuat-kuat seutas kawat baja yang digerakkan oleh sebuah mesin yang kuat.

Dalam perjalanan iman kita, bagaimana kita dapat menyelesaikan perlombaan dengan baik dan “berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus”? (Flp. 3:14). Sama dengan kereta gantung tadi, kita berpegang erat kepada Kristus, sebagaimana dimaksudkan Paulus ketika ia mengatakan, “Berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan” (4:1). Kita tidak memiliki kesanggupan dalam diri kita sendiri. Kita bergantung sepenuhnya kepada Kristus untuk membawa kita terus melangkah maju. Dia akan membawa kita melewati tantangan demi tantangan yang ada hingga kita tiba di rumah surgawi kita dengan selamat.

Menjelang akhir hidupnya di dunia, Rasul Paulus menyatakan, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman” (2Tim. 4:7). Anda juga bisa melakukannya. Berpeganglah erat kepada Kristus.

Kami bersyukur, ya Tuhan, karena ketika kami berusaha berpegang erat kepada-Mu, Engkau selalu memegang kami dengan kuat! Engkau terus bekerja di dalam diri kami dan memberikan apa yang kami perlukan untuk senantiasa mempercayai-Mu dalam perjalanan iman kami.
Memelihara iman berarti mempercayai Allah yang setia memelihara Anda.
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×

Powered by WhatsApp Chat

× Dukungan Doa

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kesaksian/public_html/wp-includes/functions.php on line 5309