Dikasihi Selamanya

Ketahuilah, bahwa Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya. —Mazmur 4:4

Mungkin ada di antara kita yang menjalani hari demi hari dengan perasaan tertolak, terabaikan, atau direndahkan. Terkadang kita bahkan melakukan semua itu terhadap diri sendiri.

Para musuh berusaha menjatuhkan Daud—mengecam, mengancam, dan melontari dirinya dengan berbagai penghinaan. Harga diri dan kepercayaan diri Daud merosot drastis (Mzm. 4:2-3). Ia meminta Allah agar memberinya kelegaan dan melepaskannya dari “kesesakan”.

Kemudian Daud teringat, “Ketahuilah, bahwa Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya” (ay.4). Sejumlah terjemahan Alkitab lain mencoba untuk menangkap esensi sepenuhnya dari penegasan Daud itu dengan menerjemahkan “seorang yang dikasihi-Nya” menjadi“ orang yang saleh”. Bahasa Ibrani yang digunakan di sini adalah hesed, yang secara harfiah mengacu pada ikatan kasih dari perjanjian Allah dan dapat juga diterjemahkan menjadi “orang yang dikasihi Allah terus-menerus hingga selama-lamanya”.

Inilah yang harus kita ingat juga: Kita ini dikasihi selamanya, dipilih secara khusus, disayang oleh Allah sebagaimana Dia menyayangi Anak-Nya sendiri. Dia telah memanggil kita menjadi anak-anak-Nya untuk selama-lamanya.

Daripada berputus asa, kita dapat mengingatkan diri kita sendiri tentang kasih yang kita terima secara cuma-cuma dari Allah Bapa kita. Kita adalah anak-anak yang sangat dikasihi-Nya. Akhir dari segalanya bukanlah keputusasaan, melainkan ketenteraman dan sukacita (ay.8-9). Dia tidak pernah menyerah terhadap kita, dan Dia tidak akan pernah berhenti mengasihi kita.

Bapa di surga, kata-kata orang lain memang dapat melukai hati kami. Namun perkataan-Mu dapat memulihkan dan menghibur kami, dan Engkau meyakinkan kami bahwa kami dikasihi selamanya.
Ukuran sejati dari kasih Allah adalah bahwa kasih-Nya itu tak terukur.
-Bernard dari Clairvaux-
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×