Firman-Nya Kata Terakhir

Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, —sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai. —Mazmur 63:7-8

Dawson Trotman, pendiri pelayanan The Navigators dan salah satu pemimpin Kristen yang sangat aktif di pertengahan abad ke-20, sangat menekankan pentingnya Alkitab dalam kehidupan setiap orang Kristen. Trotman menutup setiap hari dengan kebiasaan yang disebutnya “Firman-Nya Kata Terakhir”. Sebelum tidur, ia akan merenungkan sepenggal ayat atau bagian Alkitab yang telah dihafalnya, lalu mendoakan fungsi dan pengaruh firman tersebut dalam hidupnya. Ia ingin firman Allah menjadi kata-kata terakhir yang direnungkannya setiap hari.

Daud sang pemazmur menulis, “Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, —sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai” (Mzm. 63:7-8). Baik kita sedang dalam situasi yang sulit atau sedang menikmati ketenangan, benak kita dapat ditenteramkan oleh keteduhan dan penghiburan yang diberikan Allah lewat perenungan kita yang terakhir di penghujung hari. Perenungan itu juga dapat menjadi dasar bagi pemikiran kita yang pertama pada pagi berikutnya.

Seorang sahabat saya dan istrinya menutup setiap hari dengan membacakan bagian Alkitab dan renungan bersama keempat anak mereka. Mereka menanggapi segala pertanyaan dan pendapat dari setiap anak, lalu mendiskusikan penerapan firman Tuhan dalam kegiatan mereka sehari-hari di rumah dan di sekolah. Mereka menyebut kegiatan itu sebagai “Firman-Nya Kata Terakhir” versi keluarga mereka.

Sungguh cara yang sangat baik untuk menutup hari!

Bapa, terima kasih untuk firman-Mu di hati dan pikiran kami–perenungan terakhir
di malam hari sebelum kami tenteram beristirahat di dalam-Mu.
Roh Allah memperbarui pikiran kita saat kita merenungkan firman Tuhan.
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×