Hujan yang Menyegarkan

[Tuhan] akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi. —Hosea 6:3

Untuk melepas lelah, saya memutuskan untuk berjalan-jalan di taman dekat rumah. Selagi saya menyusuri jalan setapak, sesuatu yang berwarna hijau menarik perhatian saya. Dari dalam lumpur, tersembul tunas-tunas hijau yang dalam beberapa minggu ke depan akan tumbuh menjadi bunga bakung yang indah. Mekarnya bunga-bunga itu menjadi tanda bahwa musim dingin telah berhasil dilalui dan musim semi yang hangat sudah tiba!

Membaca kitab Hosea kadang terasa seperti menjalani musim dingin yang tak berujung. Tuhan memberikan tugas yang tidak mudah kepada Nabi Hosea untuk menikahi seorang wanita yang tidak setia sebagai gambaran kasih sang Pencipta kepada umat-Nya Israel (1:2-3). Gomer, sang istri, berkali-kali mengingkari janji pernikahan mereka, tetapi Hosea mau menerima Gomer kembali dengan harapan bahwa ia akan mencintai Hosea dengan sungguh-sungguh (3:1-3). Demikian juga Tuhan merindukan kita untuk mengasihi-Nya dengan kekuatan dan komitmen yang tidak akan menguap dengan mudahnya seperti embun di pagi hari.

Bagaimana hubungan kita dengan Allah? Apakah kita datang kepada-Nya hanya pada saat kita membutuhkan jalan keluar dari kesulitan kita, tetapi kemudian mengabaikan Allah di saat kita sedang bersukacita? Apakah kita seperti orang Israel, begitu mudah tergoda oleh berhala-berhala di zaman kita sekarang, seperti kesibukan, kesuksesan, dan kekuasaan?

Hari ini, kiranya kita kembali memperbarui komitmen kita kepada Tuhan yang mengasihi kita. Kasih-Nya sepasti tumbuhnya kuncup-kuncup bunga di musim semi.

Tuhan Yesus, Engkau menyerahkan diri-Mu demi memerdekakan kami. Tolonglah kami untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati.
Meskipun kita tidak setia kepada Allah, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita.
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×