Iman yang Segar

Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. —Ibrani 10:23

Dahulu ketika putra kami bergumul dengan kecanduan heroin, jika Anda mengatakan kepada saya bahwa suatu hari kelak Allah akan memakai pengalaman kami untuk menguatkan keluarga lain dengan pergumulan serupa, saya pasti akan sulit menerimanya. Memang Allah bekerja dengan cara-Nya sendiri untuk memunculkan kebaikan yang tidak selalu mudah dilihat dari situasi-situasi sulit, terutama ketika kita sedang berada dalam situasi tersebut.

Tomas sang murid juga tidak menduga bahwa Allah akan memunculkan kebaikan dari peristiwa yang paling mengguncang imannya, yaitu penyaliban Yesus Kristus. Tomas tidak bersama murid-murid lainnya saat Yesus menjumpai mereka setelah kebangkitan-Nya, dan dalam dukacita yang besar ia bersikeras, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya” (Yoh. 20:25). Namun kemudian, saat Yesus muncul di hadapan semua murid, Roh Allah menggugah Tomas yang awalnya ragu untuk mengucapkan pernyataan iman yang luar biasa. Ketika Tomas berseru, “Ya Tuhanku dan Allahku!” (ay.28), ia menangkap kebenaran bahwa Yesus yang berdiri tepat di hadapannya benar-benar adalah Allah yang menjadi manusia. Itulah pengakuan iman yang tegas dan telah menguatkan serta menggugah orang percaya dari abad ke abad.

Allah kita sanggup menggugah iman yang segar dalam hati kita, bahkan pada saat-saat yang tidak kita harapkan. Kita dapat selalu mengandalkan kesetiaan-Nya. Tiada yang terlalu sulit bagi-Nya!

Tuhan, terima kasih karena kasih-Mu lebih kuat daripada segala masalah besar yang kami hadapi—
bahkan lebih daripada keraguan atau ketakutan kami yang terbesar!
Allah sanggup mengubah keraguan hati menjadi pengakuan iman yang tegas.
 
 
 

Sumber: http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×