Jalan Misterius

Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. -Yesaya 55:9

Saat putra saya mulai belajar dalam kelas bahasa Mandarin, saya takjub melihat isi makalah yang dibawanya pulang setelah sesi pertama. Sebagai orang yang bahasa ibunya bahasa Inggris, saya sulit memahami bagaimana karakter-karakter huruf dapat berkaitan dengan pengucapan kata. Bahasa Mandarin terlihat sangat rumit bagi saya dan tidak dapat saya mengerti.

Terkadang saya pun bingung dengan cara kerja Allah. Saya tahu Dia berkata, “Rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku” (Yes. 55:8). Namun, masih saja saya merasa bahwa saya seharusnya bisa memahami mengapa Allah mengizinkan terjadinya hal-hal tertentu. Lagipula, saya membaca firman-Nya secara teratur dan Roh Kudus berdiam dalam diri saya.

Ketika saya merasa berhak untuk memahami jalan Allah, saya mencoba untuk merendahkan hati saya. Saya ingat bahwa Ayub tidak mendapatkan penjelasan untuk segala sakit hatinya (Ayb. 1:5,8). Ayub berjuang untuk mengerti, tetapi Allah bertanya kepadanya: “Apakah si pengecam hendak berbantah dengan Yang Mahakuasa?” (39:35). Dengan menyesal, Ayub menjawab, “Jawab apakah yang dapat kuberikan kepada-Mu? Mulutku kututup dengan tangan” (39:37). Ayub diam terpaku di hadapan keagungan Allah.

Walaupun jalan Allah mungkin terlihat misterius dan terkadang tidak dapat dimengerti, kita bisa meyakini dengan pasti bahwa jalan itu jauh lebih baik daripada jalan kita sendiri.

Bapa, tolong aku untuk percaya kepada-Mu, bahkan di saat aku tak mengerti mengapa hal-hal itu harus kualami. Hiburkanlah hatiku dan ingatkan aku akan kebaikan dan kasih-Mu.
Karena tangan Allah bekerja dalam segala sesuatu, Anda bisa menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan Allah.
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×