Kehidupan yang Harum

Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu . . . , suatu persembahan yang harum, . . . yang disukai dan yang berkenan kepada Allah. -Filipi 4:18

Saya bersyukur karena Allah telah memberikan kepada kita indera penciuman sehingga kita bisa menikmati berbagai aroma harum dalam hidup ini. Saya senang menghirup aroma yang sederhana, seperti bau menyegarkan dari losion bercukur saya di pagi hari, atau aroma lembut dari rumput-rumput yang baru dipotong di musim semi. Saya pun sangat menikmati bau harum semerbak di udara dari bunga mawar kesukaan saya saat duduk-duduk di halaman belakang rumah. Tentu saja, saya juga menikmati aroma yang menggiurkan dari santapan yang lezat.

Oleh karena itu, perkataan Paulus menarik perhatian saya ketika ia mengatakan bahwa kemurahan hati kita dalam menunjukkan kasih kepada sesama adalah seperti “suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah” (Filipi 4:18). Kita biasa menganggap tindakan kita dalam menolong mereka yang berkekurangan sebagai sesuatu yang memang patut dilakukan—dan juga untuk meneladan Kristus. Namun Paulus berkata bahwa perbuatan baik yang sengaja kita lakukan demi memenuhi kebutuhan seseorang sesungguhnya memenuhi ruang takhta Allah dengan suatu aroma harum yang membawa kesukaan bagi-Nya.

Kita dapat menyenangkan Allah dengan keharuman yang kita tebarkan ketika kita menjadi berkat bagi orang lain! Itulah motivasi tambahan bagi kita untuk selalu rajin berbuat baik demi nama-Nya.

Adakah yang mungkin sedang membutuhkan uluran tangan Anda pada hari ini? Mintalah agar Allah menuntun Anda pada hidup seseorang, dan jadilah berkat baginya, karena itu akan menyebarkan aroma yang harum!

Aku berharap dapat melakukan ini bagi sesamaku hari ini: _________________________________
Memberkati sesama merupakan tindakan yang berkenan kepada Allah.
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×