Kotak Tisu

Kepada-Mu aku percaya, ya Tuhan, aku berkata: “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu. —Mazmur 31:15-16

Saat duduk di ruang tunggu kamar operasi, saya merenung sejenak. Saya berada di sini belum lama ini, ketika kami dikagetkan kabar bahwa saudara laki-laki saya satu-satunya, yang masih muda, mengalami “mati otak”.

Maka hari ini, sembari menunggu kabar dari istri saya yang sedang menjalani sebuah operasi besar, saya menunggu untuk mendengarkan suara Allah yang lembut.

Tiba-tiba, saya dipanggil untuk menemui dokter bedah. Saya melangkah ke sebuah ruang tunggu yang terpisah. Di atas meja terlihat jelas ada dua kotak tisu. Tisu itu disediakan bagi mereka yang mendengar kata-kata yang membawa kepedihan, seperti yang saya dengar ketika saudara saya meninggal—“mati otak” dan “kami sudah berusaha semampu kami”.

Di tengah kedukaan atau ketidakpastian seperti itu, wajarlah kita berpaling pada mazmur-mazmur yang mengungkapkan perasaan yang jujur. Mazmur 31 berisi curahan hati Daud yang telah menanggung beban begitu berat sehingga ia menulis, “Hidupku habis dalam duka” (ay.11). Duka itu bertambah ketika ia ditinggalkan oleh kenalan dan tetangganya (ay.12).

Namun Daud mendasarkan imannya pada satu-satunya Allah yang sejati. “Kepada-Mu aku percaya, ya Tuhan, aku berkata: ‘Engkaulah Allahku!’ Masa hidupku ada dalam tangan-Mu” (ay.15-16). Ratapannya diakhiri dengan seruan pengharapan. “Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada Tuhan!” (ay.25).

Saat itu di ruang tunggu, dokter bedah memberi saya kabar gembira: Istri saya akan bisa sembuh total. Akan tetapi, seandainya pun ia tidak sembuh, masa hidup kami tetap berada di tangan Allah.

Tuhan, kami serahkan kepedihan dan sukacita kami kepada-Mu. Terima kasih atas kehadiran-Mu yang selalu menyertai kami. Engkau sajalah yang setia!
Ketika kita menyerahkan masalah kita ke tangan Allah, Dia menaruh damai sejahtera-Nya di hati kita.
 
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×

Powered by WhatsApp Chat

× Dukungan Doa

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kesaksian/public_html/wp-includes/functions.php on line 5309