Mau Marah Rasanya!

Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai. —2 Tesalonika 2:13

Saat membaca sebuah pesan singkat di ponsel saya, hati saya menjadi panas dan saya mulai naik pitam. Nyaris saja saya membalasnya dengan sebuah pesan yang bernada pedas, tetapi kemudian suara hati saya mengingatkan saya untuk bersikap tenang dan menanggapinya esok hari saja. Keesokan paginya setelah tidur malam yang nyenyak, masalah yang sebelumnya sangat mengganggu saya itu sekarang tampak begitu sepele. Saya telah membesar-besarkannya hanya karena saya tidak mau mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan saya sendiri. Saya tidak rela apabila kenyamanan diri saya harus dikorbankan demi menolong orang lain.

Sayangnya, saya menyadari bahwa saya masih sering tergoda untuk membalas dalam kemarahan. Saya terus ditantang untuk menerapkan kebenaran Alkitab yang telah saya ketahui, seperti, “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa” (Ef. 4:26) dan “Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga” (Flp. 2:4).

Syukurlah, Allah telah mengaruniakan kita Roh-Nya yang akan menolong kita dalam peperangan melawan dosa. Rasul Paulus dan Petrus menyebut ini sebagai karya pengudusan oleh Roh (2Tes. 2:13; 1Ptr. 1:2). Tanpa kuasa-Nya, kita tidak berdaya dan kalah; tetapi dengan kuasa-Nya, kita dapat memperoleh kemenangan.

Ya Tuhan, aku bersyukur karena Engkau bekerja di dalam diriku. Aku rindu Engkau mengubahkan hatiku; tolonglah aku untuk mendengarkan-Mu dan berserah kepada-Mu.
Pertumbuhan orang percaya adalah proses seumur hidup.
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×