Mempengaruhi Hidup

Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. —Amsal 16:24

Adakalanya hidup kita dapat berubah dalam sekejap oleh kuatnya pengaruh yang diberikan orang lain. Bruce Springsteen, legenda musik rock ’n’ roll, meyakini bahwa karya para musisilah yang telah menolongnya melewati masa kanak-kanak yang keras dan menang atas depresi. Ia berkata, “Anda dapat mengubah hidup seseorang dalam tiga menit dengan lagu yang tepat,” dan ia mengalami sendiri kebenaran ucapan itu.

Seperti lagu yang berpengaruh, perkataan yang diucapkan dengan cermat juga dapat memberikan pengharapan kepada kita, bahkan mengubah perjalanan hidup kita. Saya yakin banyak dari kita dapat mengingat percakapan-percakapan yang mempengaruhi hidup kita selamanya. Bisa jadi itu berupa perkataan seorang guru yang mengubah cara kita memandang dunia, dorongan yang memulihkan keyakinan kita, atau perkataan lembut dari seorang teman yang telah menghibur kita dalam masa-masa yang sulit.

Mungkin itulah alasan kitab Amsal berulang-ulang menekankan tanggung jawab kita untuk menjaga perkataan dan memakainya dengan bijak. Alkitab tidak pernah memperlakukan ucapan sebagai hal yang remeh. Sebaliknya, kita diajarkan bahwa ucapan kita mempengaruhi hidup dan mati seseorang (18:21). Sepenggal perkataan kita dapat merusak semangat, atau justru menguatkan dan menyemangati seseorang (15:4).

Tidak semua orang mampu menciptakan musik yang berpengaruh. Namun, setiap dari kita dapat memohon hikmat dari Allah untuk melayani sesama melalui perkataan kita (Mzm. 141:3). Lewat sepenggal perkataan yang kita ucapkan dengan cermat, Allah dapat memakai kita untuk mengubah hidup seseorang.

Tuhan, tolonglah kami agar tidak meremehkan pengaruh dari perkataan kami. Kiranya kami bijak memakai kata-kata untuk memulihkan dan menguatkan sesama serta mengarahkan mereka pada pengharapan yang sejati di dalam Engkau.
Allah telah memberi kita kuasa untuk mempengaruhi hidup orang lain melalui perkataan kita.
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×