Menanti Jawaban

Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan. —Mazmur 9:11

Ketika putri kami berusia 15 tahun, ia kabur dari rumah. Ia pergi selama lebih dari 3 minggu—3 minggu terpanjang dalam kehidupan kami. Kami mencarinya ke pelbagai tempat dan meminta bantuan penegak hukum dan kawan-kawan kami. Sepanjang hari-hari yang sulit itu, saya dan istri belajar pentingnya menantikan Allah dalam doa. Kami telah kehabisan kekuatan dan sumber daya. Kami harus mengandalkan Allah.

Tepat pada Hari Ayah, kami menemukan putri kami. Kami sedang berada di area parkir sebuah restoran untuk makan malam dan telepon pun berbunyi. Seorang pelayan di restoran lain telah melihat putri kami. Lokasinya hanya 3 blok dari tempat kami berada. Kami segera menjemput putri kami dan ia pun pulang dengan aman dan selamat.

Kita harus menantikan Allah ketika kita berdoa. Kita mungkin tidak tahu bagaimana atau kapan doa kita akan dijawab oleh-Nya, tetapi kita dapat terus-menerus mencurahkan isi hati kita kepada-Nya di dalam doa. Terkadang jawaban doa kita tidaklah datang pada waktu yang kita harapkan. Keadaan bahkan dapat berubah menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Namun kita harus tetap bertahan, tetap percaya, dan terus memohon.

Penantian tidak pernah mudah, tetapi hasil akhirnya, apa pun itu, akan setimpal. Daud menyatakannya demikian: “Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan” (Mzm. 9:11). Tetaplah mencari. Tetaplah percaya. Tetaplah meminta. Tetaplah berdoa.

Apakah beban berat yang ingin Anda sampaikan dari dalam hati Anda kepada Allah hari ini? Maukah Anda mempercayai-Nya dan terus berdoa? James Banks adalah penulis buku Prayers for Prodigals yang diterbitkan oleh Discovery House.
Waktu yang digunakan untuk berdoa tidak pernah sia-sia.
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×

Powered by WhatsApp Chat

× Dukungan Doa

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kesaksian/public_html/wp-includes/functions.php on line 5309