Mulailah dari Tempat Anda Berada

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. —Mazmur 19:2

Saya pernah melihat setangkai bunga tumbuh di padang rumput—bunga mungil berwarna ungu yang “menyia-nyiakan keindahannya di sahara,” meminjam ungkapan indah dari puisi karya penyair Thomas Gray. Saya rasa tak seorang pun pernah melihat bunga itu, dan mungkin tidak akan ada lagi yang melihatnya. Jika demikian, mengapa keindahan itu tumbuh di sini? pikir saya.

Tidak ada yang sia-sia di alam ini. Setiap hari alam menampilkan kebenaran, kebaikan, dan keindahan Pribadi yang menciptakannya. Di setiap hari yang baru, alam menceritakan kemuliaan Allah. Apakah saya melihat Allah melalui keindahan itu, ataukah saya hanya melirik dan kemudian mengabaikannya?

Seluruh isi alam memberitakan keindahan dari Pribadi yang menciptakannya. Kita bisa menanggapi dengan menyembah-Nya, mengagungkan-Nya, dan mengucap syukur kepada-Nya—untuk semaraknya bunga, megahnya matahari terbit, atau seimbangnya sebatang pohon.

Penulis C. S. Lewis mengisahkan perjalanannya di tengah hutan pada suatu hari di musim panas. Ia baru saja bertanya kepada temannya bagaimana caranya ia bisa memiliki hati yang senantiasa bersyukur kepada Allah. Teman seperjalanannya itu pun berbelok ke sungai terdekat, mencuci wajah dan tangannya di sebuah air terjun kecil, dan bertanya, “Mengapa tidak mulai dengan ini?” Lewis mengatakan bahwa ia belajar prinsip yang baik dari pengalaman itu: “Mulailah dari tempat Anda berada.”

Air terjun yang mengalir, angin sejuk yang bertiup, burung mungil yang terbang, dan kuncup bunga yang indah. Mengapa tidak mulai mengucap syukur dengan setiap keindahan tersebut?

Bapa, kiranya kami selalu ingat bahwa Engkau telah menempatkan keindahan di dunia ini karena
hal itu mencerminkan karakter-Mu. Terpujilah nama-Mu!
Tuhanlah keindahan di balik semua keindahan. —Steve DeWitt
 
 
 

Sumber: http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×