Roda Berderit

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. -Yakobus 5:16

Ketika masih kanak-kanak, saya biasa menaiki sepeda untuk pergi ke sekolah yang jaraknya jauh dari rumah. Apabila terdengar suara derit dari roda sepeda, saya pun diingatkan untuk segera memberinya pelumas.

Dalam Lukas 18, kegigihan si janda yang memohon kepada hakim untuk diberi keadilan terhadap lawannya mungkin terdengar seperti “roda berderit” yang baru berhenti setelah ia mendapatkan hasil yang diinginkannya. Lukas menjelaskan bahwa Yesus menceritakan kisah ini untuk mengajar kita tentang perlunya berdoa secara terus-menerus dan tidak menyerah, bahkan jika kelihatannya doa kita tak segera memperoleh jawaban (ay.1-5).

Tentu saja Allah bukanlah seperti hakim lalim yang harus diusik begitu rupa agar Dia menanggapi doa kita. Allah adalah Bapa kita yang penuh kasih, yang mempedulikan dan mendengarkan seruan kita kepada-Nya. Doa yang gigih dan terus-menerus mendekatkan kita kepada-Nya. Itu mungkin membuat kita terdengar seperti bunyi roda yang berderit, tetapi Tuhan menyambut doa kita dan mendorong kita untuk mendekat kepada-Nya dengan seruan kita. Dia mendengarkan kita dan akan memberi kita pertolongan dengan cara-cara yang mungkin tak pernah kita bayangkan.

Sebagaimana yang Yesus ajarkan dalam Matius 6:5-8, doa yang terus-menerus tidak berarti harus panjang hingga “bertele-tele”. Sebaliknya, saat kita menyatakan apa yang kita perlukan kepada Allah “siang malam” (Luk. 18:7) dan berjalan bersama Dia yang telah mengetahui apa yang kita perlukan itu, kita belajar untuk mempercayai Allah dan menanti jawaban-Nya dengan sabar.

Tuhan, kami tahu Engkau sungguh baik. Engkau rindu kami datang kepada-Mu dalam doa. Terima kasih untuk perhatian-Mu atas setiap aspek kehidupan kami. Tolonglah kami untuk menanti dengan sabar jawaban dari-Mu dan menerima apa pun yang Engkau berikan padaku.
Jangan menyerah—Allah masih mendengarkan doa Anda!
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×