Sahabat Selamanya

“Lalu percayalah Abraham kepada Allah . . . .” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.” —Yakobus 2:23

Satu perkataan bijak yang pernah saya dengar dan sekarang saya hargai berasal dari ayah saya. Ia sering berkata, “Joe, sahabat adalah salah satu harta yang paling bernilai dalam hidup.” Benar sekali! Anda tidak akan pernah sendirian bila Anda mempunyai sahabat. Mereka memperhatikan kebutuhan Anda dan rela berbagi sukacita dan ikut menanggung beban hidup kita.

Sebelum Yesus datang ke dunia, hanya ada dua pribadi yang disebut sebagai “sahabat Allah”. Tuhan berbicara kepada Musa “seperti seorang berbicara kepada temannya” (Kel. 33:11), dan Abraham disebut “sahabat Allah” (Yak. 2:23; lihat 2Taw. 20:7Yes. 41:8).

Saya terkagum ketika Yesus menyebut orang-orang yang menjadi milik-Nya sebagai sahabat: “Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku” (Yoh. 15:15). Persahabatan-Nya begitu mendalam hingga Dia bersedia menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. Yohanes menuliskan, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (ay.13).

Memiliki Yesus sebagai sahabat kita sungguh merupakan suatu keistimewaan dan berkat yang luar biasa! Dialah Sahabat yang tidak akan pernah meninggalkan atau melupakan kita. Dia menjadi pengantara kita di hadapan Allah Bapa dan menyediakan semua kebutuhan kita. Dia mengampuni segala dosa kita, memahami semua kesusahan kita, dan memberi kita kasih karunia yang cukup pada saat kita menghadapi masalah. Yesus sungguh Sahabat kita yang sejati!

Tuhan, aku bersyukur karena Engkau menyebutku sebagai sahabat-Mu. Kiranya aku selalu bersyukur atas keistimewaan yang Engkau berikan itu!
Yesus adalah Sahabat kita yang sejati.
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×