Saudara-Ku

Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. —Matius 25:40

Beberapa tahun lalu ketika perekonomian di California Selatan sedang merosot, Pendeta Bob Johnson melihat adanya peluang di balik kesulitan itu. Ia bertemu dengan walikotanya dan bertanya, “Adakah yang bisa dilakukan gereja kami untuk membantu Anda?” Walikota itu takjub. Biasanya orang datang kepadanya untuk meminta pertolongan, tetapi pendeta itu datang justru menawarkan bantuan dari seluruh jemaatnya.

Sang walikota dan pendeta itu pun membuat perencanaan untuk mengatasi sejumlah kebutuhan yang mendesak. Di wilayah mereka saja terdapat lebih dari 20.000 kaum lansia yang tidak pernah dikunjungi sepanjang tahun sebelumnya. Ratusan anak yatim-piatu membutuhkan pengasuhan keluarga. Dan banyak anak lainnya memerlukan les pelajaran untuk membantu mereka berhasil di sekolah.

Beberapa dari kebutuhan itu memang dapat diatasi tanpa membutuhkan dana yang besar, tetapi semuanya membutuhkan waktu dan perhatian. Itulah yang kemudian diberikan oleh gereja tersebut.

Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya tentang suatu hari di masa mendatang ketika Dia akan berkata kepada para pengikut-Nya yang setia, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu” (Mat. 25:34). Dia juga berkata bahwa mereka akan terheran-heran dengan upah yang mereka terima. Kemudian Dia akan berkata kepada mereka, “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (ay.40).

Kerajaan Allah dibangun ketika dengan murah hati kita memberikan waktu, kasih, daya, dan dana kita yang telah diberikan-Nya terlebih dahulu bagi kita.

Adakah seseorang yang mungkin membutuhkan perhatian Anda saat ini? Dapatkah Anda mengunjunginya, meneleponnya, atau menyuratinya? Adakah anak muda kenalan Anda yang membutuhkan waktu dan perhatian Anda?
Memberi bukan saja tugas orang kaya, melainkan tugas kita semua.
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×