Sebelum Meminta Tolong

Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada Tuhan. —Mazmur 18:7

Sebagai seorang ibu dari anak-anak yang masih kecil, terkadang saya mudah menjadi panik. Apabila putra saya terkena alergi atau putri saya tiba-tiba terserang batuk, reaksi pertama saya adalah menelepon ibu saya dan menanyakan apa yang harus dilakukan untuk menolong mereka.

Ibu memang penolong yang hebat, tetapi ketika saya membaca Mazmur, saya diingatkan betapa seringnya kita membutuhkan pertolongan yang tidak dapat diberikan oleh manusia. Di Mazmur 18, Daud berada dalam bahaya yang sangat besar. Dalam ketakutannya karena nyaris mati dan sangat menderita, ia pun berseru kepada Tuhan.

Daud dapat berkata, “Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan” karena ia mengerti bahwa Allah adalah bukit batu, kubu pertahanan, dan penyelamatnya (ay.2-3). Allah adalah perisainya, keselamatannya, dan kekuatannya. Mungkin kita tidak dapat memahami pujian Daud karena kita belum pernah mengalami pertolongan Allah. Mungkin kita cenderung mencari pertolongan manusia sebelum datang kepada Allah untuk menerima nasihat dan pertolongan-Nya.

Tentunya Allah menempatkan orang-orang dalam hidup kita untuk menolong dan menghibur kita. Namun, marilah kita juga senantiasa ingat untuk berdoa. Allah akan mendengar kita. Daud menyanyikan, “Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya” (ay.7). Ketika kita datang kepada Allah, kita ikut menyanyikan pujian Daud dan mengalami Dia sebagai bukit batu, kubu pertahanan, dan penyelamat kita.

Lain kali ketika Anda mencari pertolongan dari orang lain, ingatlah juga untuk berdoa.

Ya Tuhanku, tolonglah aku untuk mengingat bahwa Engkaulah penyelamatku, dan Engkau selalu mendengar seruanku.
Doa menjadi jembatan antara kepanikan dan kedamaian.
 
 
 
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×

Powered by WhatsApp Chat

× Dukungan Doa

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kesaksian/public_html/wp-includes/functions.php on line 5309