Sudut Pandang yang Lebih Baik

Tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. —Lukas 19:3

Ketika saya masih kanak-kanak, saya sangat suka memanjat pohon. Semakin tinggi memanjat, semakin banyak pemandangan yang bisa saya lihat. Adakalanya dalam usaha untuk mendapat pemandangan yang lebih baik, saya merangkak ke atas suatu dahan sampai dahan itu melengkung dibebani berat badan saya. Tentu saja kegiatan memanjat pohon itu tidak lagi saya lakukan sekarang. Bukan hanya karena membahayakan, tetapi juga agak memalukan.

Zakheus, seorang yang kaya raya, mengesampingkan kehormatannya (mungkin juga keselamatannya) dengan memanjat pohon ara di kota Yerikho. Suatu hari, Yesus sedang berjalan melewati kota itu dan Zakheus ingin melihat-Nya. Namun “ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek” (Luk. 19:3). Syukurlah, keadaan itu tidak membuatnya patah semangat untuk melihat dan bahkan berbicara dengan Yesus. Rencana Zakheus berhasil! Ketika ia bertemu dengan Yesus, hidupnya pun diubahkan selamanya. “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini,” kata Yesus (ay.9).

Ada banyak hal dalam hidup ini yang dapat menghalangi kita melihat Yesus. Kesombongan dapat menyilaukan kita sehingga kita tidak melihat-Nya sebagai Penasihat Ajaib. Kecemasan bisa menjauhkan kita dari mengenal-Nya sebagai Raja Damai (Yes. 9:5). Nafsu akan kedudukan dan harta dapat menghalangi kita untuk melihat-Nya sebagai Roti Hidup, sumber kepuasan kita yang sejati (Yoh. 6:48).

Seberapa jauh Anda mau berusaha agar dapat memandang Yesus dengan lebih baik? Setiap usaha yang Anda lakukan dengan tulus untuk mendekat kepada-Nya akan membawa hasil yang baik. Allah akan memberikan upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. (Ibr. 11:6).

Yesus, terima kasih untuk keberadaan-Mu dalam hidupku. Nyatakanlah diri-Mu makin jelas setiap kali aku membaca Kitab Suci dan berdoa. Tolong aku untuk mencari-Mu dengan segenap hati dan pikiranku.
Untuk memperdalam iman Anda kepada Allah, carilah wajah-Nya.
 
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×