Terlalu Dekat

Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. —Amsal 3:6

Saya besar di Oklahoma, Amerika Serikat, di mana cuaca buruk sering terjadi dari awal musim semi sampai akhir musim panas. Saya ingat suatu malam ketika langit dipenuhi kumpulan awan hitam dan pembawa acara prakiraan cuaca di TV memperingatkan akan datangnya badai tornado, tiba-tiba listrik padam. Kami sekeluarga segera menuruni tangga kayu menuju ruang perlindungan bawah tanah di belakang rumah dan tetap tinggal di sana sampai badai berlalu.

Sekarang kegiatan “mengejar badai” telah menjadi hobi dan bisnis yang menguntungkan bagi banyak orang. Tujuan kegiatan tersebut adalah berusaha berada sedekat mungkin dengan pusaran angin puting beliung tanpa mencelakakan diri. Banyak dari pengejar badai itu adalah para ahli peramal cuaca yang dibekali dengan informasi yang akurat. Saya sendiri tidak pernah terpikir untuk ikut-ikutan mengejar badai seperti itu.

Namun dalam lingkup moral dan spiritual dari kehidupan saya, saya bisa dengan bodohnya mengejar hal-hal berbahaya yang diminta Allah untuk saya hindari karena kasih-Nya kepada saya. Saya mengira tidak akan mendapat celaka karena perbuatan saya itu. Saya perlu membaca kitab Amsal, karena di dalamnya terdapat banyak petunjuk positif yang akan menghindarkan saya dari jerat-jerat tersebut.

“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri,” tulis Salomo. “Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu” (Ams. 3:5-6).

Tuhan adalah pemimpin kita di tengah perjalanan hidup ini. Mengikuti hikmat-Nya akan membawa kita pada hidup yang utuh dan berkelimpahan.

Bapa, hikmat-Mu memimpin kami di sepanjang perjalanan hidup ini. Tolong kami untuk mengikuti pimpinan-Mu hari ini.
Setiap pencobaan merupakan kesempatan untuk mempercayai Allah.
 
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×