Waktu Bersama

Tuhan senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya. —Mazmur 147:11

Selama dua jam perjalanan kembali ke rumah dari acara pernikahan seorang kerabat, ibu saya bertanya untuk ketiga kalinya tentang apa yang baru dalam pekerjaan saya. Sekali lagi saya mengulang sejumlah hal, seolah-olah saya bercerita untuk pertama kalinya, sambil berpikir bagaimana menyusun kata-kata saya agar dapat lebih diingatnya. Ibu saya menderita Alzheimer, sebuah penyakit yang terus menggerus memori, sangat mempengaruhi perilaku, dan berujung pada hilangnya kemampuan bicara—dan masih banyak lagi.

Saya sedih melihat penyakit ibu saya, tetapi juga bersyukur karena ia masih ada bersama saya dan kami dapat meluangkan waktu bersama—bahkan berbincang-bincang dengannya. Saya sangat terharu karena setiap kali saya mengunjunginya, sukacita terpancar di wajahnya dan ia berseru, “Alyson, Ibu senang kamu datang!” Kami menikmati kebersamaan kami; bahkan dalam keheningan saat kata-kata tak lagi terucap dari bibirnya, kami dapat merasakan kebersamaan.

Mungkin itu sedikit menggambarkan hubungan kita dengan Allah. Alkitab mengatakan, “Tuhan senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya” (Mzm. 147:11). Allah menyebut setiap orang yang mempercayai Yesus sebagai Juruselamat itu anak-anak-Nya (Yoh. 1:12). Mungkin saja kita mengulang-ulang permohonan yang sama atau kosa kata kita dalam doa begitu terbatas, tetapi Allah tetap sabar menghadapi kita karena Dia mempunyai persekutuan yang penuh kasih dengan kita. Dia senang saat kita bercakap-cakap dengan-Nya di dalam doa—bahkan ketika kita tidak tahu apa yang harus kita katakan.

Ya Tuhan, kami terharu saat mengetahui Engkau ingin menjalin persekutuan dengan kami!
Terima kasih untuk kesempatan belajar mengenal-Mu melalui Alkitab dan berbicara dengan-Mu di dalam doa.
Allah senang mendengarkan kita!
 
 
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×