Yang Terbaik Masih akan Dijelang

Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal.
—Ulangan 33:27

Apakah masa-masa terbaik dalam hidup Anda sudah terjadi di masa lalu atau baru akan Anda jelang di masa depan? Cara pandang kita terhadap kehidupan—dan jawaban atas pertanyaan tadi—dapat berubah seiring waktu. Semasa muda, kita melihat ke masa depan dan ingin segera tumbuh dewasa. Setelah kita dewasa dan bertambah tua, kita merindukan masa lalu dan ingin menjadi muda lagi. Namun saat kita berjalan bersama Allah, berapa pun usia kita, masa-masa terbaik itu masih akan kita jelang!

Dalam masa hidupnya yang panjang, Musa menyaksikan hal-hal menakjubkan yang Allah lakukan, dan banyak dari hal menakjubkan itu terjadi ketika ia tidak lagi berusia muda. Musa berumur 80 tahun ketika menghadap Firaun dan melihat bagaimana Allah secara ajaib membebaskan umat-Nya dari perbudakan (Kel. 3–13). Musa menyaksikan terbelahnya Laut Merah, melihat manna yang turun dari langit, dan bahkan berbicara kepada Allah dengan “berhadapan muka” (14:21; 16:4; 33:11).

Sepanjang hidupnya, Musa menjalani hidup dengan berharap penuh dan menantikan karya-karya Allah selanjutnya (Ibr. 11:24-27). Ia berusia 120 tahun pada tahun terakhir hidupnya, dan bahkan pada usia itu ia memahami bahwa hidupnya bersama Allah baru saja dimulai dan bahwa kebesaran dan kasih Allah tidak akan pernah berakhir di hidupnya.

Berapa pun usia kita, “Allah yang abadi adalah tempat perlindungan [kita], dan di bawah [kita] ada lengan-lengan yang kekal” (Ul. 33:27). Dengan lengan-lengan-Nya, Dia senantiasa membawa kita menikmati sukacita-Nya setiap hari.

Ya Tuhan Allahku, aku memuji Engkau atas segala perbuatan-Mu di masa lalu. Aku menantikan dengan penuh ucapan syukur atas semua yang akan Engkau lakukan di masa depan. Aku bersyukur atas hari ini dan semua berkat-Mu.
Ketika kita berjalan bersama Allah, masa-masa terbaik masih akan kita jelang.
 
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×