Yang Terbaik

Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya. -Lukas 10:39

Dalam suatu kebaktian gereja, saya melihat seorang bayi yang ada beberapa baris di depan saya. Bayi itu melongok dari balik pundak ayahnya, matanya penuh keingintahuan sembari ia memandangi orang-orang yang sedang berbakti. Ia tersenyum pada beberapa orang, mengiler, dan menggigiti jari-jarinya yang gemuk, tetapi tidak berhasil menemukan ibu jarinya. Lama-kelamaan, suara sang pendeta yang sedang berkhotbah tidak lagi saya perhatikan karena mata saya berulang kali tertuju kepada si bayi yang lucu itu.

Pengalih perhatian datang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Bagi Marta, gangguan itu berupa keinginannya melayani Kristus dengan memasak dan membersihkan rumah daripada mendengarkan-Nya dan berbicara dengan-Nya. Namun Maria tidak mau perhatiannya teralihkan. “Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya” (Luk. 10:39). Pada saat Marta menggerutu karena Maria tidak membantunya, Yesus berkata, “Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya” (ay.42).

Kata-kata Yesus mengingatkan kita bahwa hubungan kita dengan-Nya jauh lebih penting daripada semua hal baik yang dapat memikat perhatian kita untuk sementara waktu. Ada yang mengatakan bahwa sesuatu yang baik adalah penghalang bagi hal-hal yang terbaik. Bagi pengikut Kristus, yang terbaik dalam hidup ini adalah untuk mengenal Kristus dan berjalan bersama-Nya.

Menurut Anda, apa saja yang mengalihkan perhatian Marta? Apakah ia ingin dilihat sebagai tuan rumah yang baik? Ataukah ia cemburu terhadap Maria? Sikap apa saja yang membuat Anda gagal mengutamakan Yesus?
Tuhan, ajar aku untuk mengenal-Mu, karena dengan demikian aku akan belajar mengasihi-Mu lebih dari segalanya.
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×