Berpeganglah!

Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu. —Wahyu 3:11

Seorang teman saya yang bekerja sebagai koboi dan tumbuh besar di sebuah peternakan di Texas mempunyai sejumlah ungkapan yang menarik. Salah satu yang saya sukai adalah “Kopi enak tidak butuh banyak air.” Dan ketika ada seorang koboi yang berusaha menjerat seekor lembu jantan muda yang terlalu besar untuk dikendali-kannya atau tengah mengalami masalah, teman saya akan berseru, “Pegang erat-erat apa yang sedang kamu pegang!” yang berarti, “Bantuan akan segera tiba! Jangan menyerah!”

Dalam kitab Wahyu, kita membaca surat-surat yang ditujukan kepada “ketujuh jemaat yang di Asia Kecil” (pasal 2–3). Pesan-pesan dari Allah itu diwarnai dengan dorongan, teguran, dan tantangan, dan surat-surat itu juga berbicara kepada kita di masa kini, sama seperti kepada para penerimanya di abad pertama.

Dalam surat-surat tersebut, kita menemukan frasa seperti berikut sebanyak dua kali, “Peganglah apa yang ada padamu.” Tuhan mengatakan kepada jemaat di Tiatira, “Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai Aku datang” (2:25). Dan kepada jemaat di Filadelfia, Dia berkata, “Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu” (3:11). Di tengah-tengah pencobaan dan perlawanan yang hebat, orang-orang percaya itu terus bergantung pada janji Allah dan bertekun dalam iman.

Di tengah keadaan yang sulit dan kepedihan menekan sukacita kita, Yesus berseru kepada kita, “Peganglah erat-erat apa yang sedang Anda pegang! Bantuan akan segera tiba!” Dan dengan janji tersebut, kita dapat bertekun dalam iman dan tetap bersukacita.

Tuhan, kami bersandar pada janji-Mu, berharap pada kedatangan-Mu kembali, dan bertekun dengan keyakinan teguh, sembari berkata, “Amin! Datanglah, Tuhan Yesus!”
Janji kedatangan Kristus yang kedua kali memanggil kita untuk bertekun dalam iman.
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×