Memperoleh Damai Sejahtera Yang Diberikan Tuhan

Damai sejahtera dunia itu terbatas dan bisa hilang, namun ketika kita benar-benar mencari Allah maka Dia akan menganugerahkan damai sejahtera-Nya yang kekal itu kepada kita, supaya kita tidak gelisah dan gentar dalam kehidupan sehari-hari.

Sore itu saya melihat sekeluarga sedang menikmati masakan cepat saji pada sebuah pusat perbelanjaan tertentu. Bukan masakan cepat saji mewah yang mereka datangi dan bukan menu yang mahal terhidang diatas meja mereka, namun keluarga tersebut terlihat begitu menikmati makanan dan kebersamaan yang tercipta. Dengan sabar ayah dan ibu meladeni anak-anak mereka yang berusia balita itu.

Bagi sebagian orang damai sejahtera adalah relatif, tidak ada ukuran tertentu, sebab masing-masing kita mempunyai standar damai sejahtera duniawi yang berbeda. Ada yang merasakan damai sejahtera dengan cara yang sederhana dan mudah, namun ada juga yang baru merasakan damai sejahtera dengan cara yang mewah dan mahal. Damai sejahtera duniawi adalah soal hal yang telah berhasil kita capai dalam titik tertentu.

” Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu ” ( Yohanes 14:27 )

Ayat ini ditulis ketika Yesus akan terangkat naik ke Sorga dan meninggalkan para murid-Nya. Para murid merasa ketakutan dan kehilangan sebab Dia akan pergi selama-lamanya dari mereka. Oleh karena itu Yesus memberikan penghiburan, bahwa Dia akan memberikan damai sejahtera-Nya kepada mereka supaya murid Yesus itu tidak gelisah dan gentar hatinya untuk menyongsong masa depan dan tugas yang diberikan oleh Yesus.

Tidak seperti damai sejahtera yang diberikan oleh dunia, Yesus memberikan damai sejahtera-Nya sendiri kepada masing-masing kita. Damai sejahtera dunia itu terbatas dan bisa hilang, namun ketika kita benar-benar mencari Allah maka Dia akan menganugerahkan damai sejahtera-Nya yang kekal itu kepada kita, supaya kita tidak gelisah dan gentar dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sumber: http://www.lenterahidup.com

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment