Pilihan Seorang Janda

Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati. —Mazmur 34:19

Ketika seorang sahabat secara mendadak kehilangan suaminya karena serangan jantung, kami turut berduka bersamanya. Sebagai konselor, ia telah menghibur dan menolong banyak orang. Namun sekarang, setelah 40 tahun pernikahannya, ia menghadapi kenyataan yang tentu tidak dikehendakinya, yaitu pulang setiap hari ke sebuah rumah yang kosong.

Di tengah masa dukanya, sahabat kami itu bersandar kepada Pribadi yang “dekat kepada orang-orang yang patah hati.” Saat Allah menyertainya melewati penderitaannya, ia mengatakan kepada kami bahwa ia memilih untuk “menyandang sebutan janda dengan bangga”, karena ia merasa itulah sebutan yang telah Allah berikan kepadanya.

Kedukaan memang bersifat pribadi, dan orang lain mungkin berduka dengan cara yang berbeda dari sahabat saya. Respons yang diberikannya tidaklah mengurangi kesedihannya atau membuat rumahnya tidak sepi lagi. Namun kita diingatkan bahwa di tengah duka yang paling dalam sekalipun, Allah Mahakuasa yang penuh kasih itu dapat dipercaya.

Bapa kita di surga pernah terpisah sangat jauh dari Anak-Nya. Saat di atas salib, Yesus berseru, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Mat. 27:46). Namun, Dia tabah menderita dan terpisah di salib demi menanggung dosa kita karena Dia mengasihi kita!

Allah mengerti! Dan karena “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati” (Mzm. 34:19), kita pun menerima penghiburan yang kita butuhkan. Dia dekat dengan kita.

Ya Bapa, saat kesedihan melanda karena kematian seseorang yang kami kasihi, tolong kami untuk bersandar pada-Mu dan mempercayai kasih dan kebaikan-Mu. Terima kasih karena Engkau dekat dengan kami yang patah hati.
Allah turut merasakan kesedihan kita.
 
 
 
 
 
 
 

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×