Satu Langkah Lebih Dekat

Sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. -Roma 13:11

Beberapa tahun yang lalu, saya dan seorang teman berusaha mendaki Gunung Whitney. Dengan ketinggian sekitar 4420 M, itulah gunung tertinggi di daratan Amerika Serikat. Kami tiba di perkemahan di daerah Whitney Portal pada tengah malam, jadi kami langsung mengeluarkan kantong tidur dan mencoba untuk terlelap sebelum kami memulai pendakian pada waktu fajar. Mendaki Gunung Whitney sebenarnya lebih berupa sebuah perjalanan menanjak yang sangat panjang dan melelahkan sejauh 17,7 KM.

Sekalipun berat, pendakian itu terasa begitu menyenangkan dengan adanya pemandangan yang menakjubkan, danau biru yang indah, dan padang rumput yang rimbun di sepanjang jalan. Namun perjalanan itu seakan tidak ada habisnya dan semakin melelahkan, sehingga benar-benar menjadi ujian bagi daya tahan kaki dan paru-paru kami. Saya sempat terpikir untuk berbalik arah saat hari bertambah siang dan jalan itu tampaknya terentang tanpa akhir di depan kami.

Namun, sesekali waktu, saya memandang sekilas ke arah puncak gunung dan menyadari bahwa setiap langkah membawa saya satu langkah lebih dekat. Jika saya terus berjalan, saya pasti sampai di sana. Pemikiran itulah yang membuat saya terus melangkah.

Paulus meyakinkan kita, “Sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya” (Rm. 13:11). Setiap hari membawa kita satu hari lebih dekat pada hari agung ketika kita “mencapai puncak” dan bertemu muka dengan Juruselamat kita. Pemikiran itulah yang dapat membuat kita terus melangkah.

Tuhanku, kiranya aku bisa dengan sabar bertahan menghadapi kesulitan dalam perjalanan demi sukacita yang telah menanti kami. Ketika perjalananku usai, aku akan bertemu muka dengan-Mu dan tinggal selamanya bersama-Mu.
Sekarang kita melihat Yesus di dalam Alkitab, tetapi kelak kita akan melihat-Nya muka dengan muka.
 
 
 
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×