Teruslah Mendayung

Ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.
—Filipi 3:13

Saya menyukai Reepicheep, tikus kecil yang ulet dan bisa berbicara dalam cerita The Chronicles of Narnia karya C. S. Lewis. Setelah memutuskan untuk pergi ke “Lautan Timur” dan bergabung dengan singa agung bernama Aslan [simbol dari Kristus], Reepicheep menyatakan tekadnya: “Selagi aku bisa, aku akan berlayar ke Timur dengan kapal Dawn Treader. Jika kapal itu berhenti berlayar, aku akan mendayung ke Timur dengan perahu kecilku. Jika perahu kecil itu tenggelam, aku akan berenang ke Timur dengan keempat kakiku. Saat aku tak mampu lagi berenang, dan belum juga sampai ke Negeri Aslan, maka aku akan tenggelam dengan hidung yang terus menghadap ke arah matahari terbit.”

Paulus menyatakan hal serupa dengan cara lain: “[Aku] berlari-lari kepada tujuan” (Flp. 3:14). Tujuan hidupnya adalah untuk menjadi seperti Yesus. Tidak ada hal lain yang lebih penting. Paulus menyadari bahwa ia masih jauh dari sasaran, tetapi ia tidak akan menyerah sampai ia memperoleh apa yang menjadi panggilan Yesus baginya.

Tak seorang pun dari kita sudah mencapai apa yang seharusnya kita capai, tetapi seperti Rasul Paulus, kita bisa terus berdoa dan berlari kepada tujuan itu. Sama seperti Paulus, kita akan selalu berkata, “Bukan seolah-olah aku . . . telah sempurna.” Namun demikian, meski kita lemah, gagal, dan lelah, kita harus terus mengejarnya (ay.12). Akan tetapi segalanya bergantung kepada Allah. Tanpa Dia, kita tidak bisa melakukan apa-apa!

Ingatlah bahwa Allah selalu menyertai Anda, dan Dia memanggil Anda untuk terus maju. Teruslah mendayung!

Tuhan, tolong kami memahami bahwa kami tidak sanggup mencapai tujuan kami dengan kekuatan kami, melainkan lewat doa dan bimbingan Roh Kudus. Tanpa-Mu, kami tak bisa berbuat apa pun. Bekerjalah di dalamku hari ini.
Allah menyediakan kekuatan yang kita butuhkan untuk tetap bertahan.
 
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsaApp
×